Wrong Or Right, It Is My Way…

“Lhoh..elu tambah makmur aja nih…hehehe”. Kalimat bergaya slank tersebut membuka percakapan kami setelah puluhan tahun sebagai teman seperjuangan kami tidak bertemu. Kawan saya tersebut sekarang sudah menjadi sosok yang tambun, padahal dahulu sangat langsing sebagai kata ganti kurus. Dia saat ini menjadi pemilik dan pemasar developer perumahan. Dahulunya tidak ada niat menjadi pemasar karena idealisme jaman dahulu mengatakan lebih baik jadi engineer daripada pemasar. Hal itu saya ketahui setelah sapaan pembuka percakapan kemudian kami lanjutkan dengan sesi sharing perjalanan hidup dengan ditemani coffe latte serta chocolate banana disepanjang malam itu.

Keesokan harinya saya meeting dengan dosen sebuah universitas terkemuka dikota Semarang untuk membahas tentang research sebuah rumah sakit. Cukup lama kami meeting mulai detail background research sampai time schedule project tersebut. Dosen ini asertif serta humoris juga. Setelah pembahasan tentang rumah sakit selesai kami ngobrol tentang cara kami melihat hidup. Say tunjukkan website kami www.ais-training.com serta bagaimana pola kerja kami serta siapa saja klien-klien kami. Dia berkomentar menarik seperti ini ,”enjoy juga ya profesimu ini. Beda sekali dengan saya. Saya dosen marketing namun sayang kesempatan saya menjadi marketer sangat terbatas”.

Pengalaman saya dua hari dikota tersebut membuat saya reflektif. Saya searching disepanjang pengalaman hidup saya ini. Memang ternyata sering kita jumpai profesional yang passionnya tidak sesuai dengan background pendidikannya. Bahkan saudara saya, sebagai satu contoh lagi, S1 nya teknik sipil, S2 ekonomi, profesinya saat ini adalah desainer social media. Asyikkan..:). Mungkin kita juga mengalami hal yang sama.

Terlepas dari edukasi yang tidak sesuai dengan profesi kita saat ini, marilah kita bersyukur bahwa kita masih punya profesi. Disekeliling kita masih banyak orang yang kebingungan mencari profesi karena tidak ada profesi yang tersedia atau karena dia gamang dengan pilihannya.

Jika anda mau sedikit usaha membuka dan searching internet maka banyak orang-orang yang berhasil bukan karena background pendidikannya namun karena passionnya, attitude, dan skillnya yang terus diasah pada profesi yang dia genggam saat ini.

Maka himbauan saya kepada pembaca semua, cintailah profesi anda, gaulilah dia karena ini bukan perkara wrong or right tetapi ini perkara like or dislike. It is your way and your style.

Sampai bertemu diujung jalan.

Antonius A. Marhendro , Lead Trainer-Consultant

AIS Training and Consulting

Leave your comment

0 Comments