Tahun Baru

Tahun berganti tahun, sejarah akan terus berulang, bahkan para filsuf sampai pada kesimpulan "tiada yang baru dibawah kolong langit ini".

Mungkin saja anda mengalami situasi sama yaitu tiada yang baru setiap pergantian tahun. Tahun lalu merayakan pergantian tahun bersama keluarga, pesta kecil, dan saling menguatkan lewat resolusi pribadi dan keluarga. Tahun ini dimulai dengan hari yang tiada beda dengan tahun kemarin. Maka jadilah tiada yang baru dibawah kolong langit ini.

Namun, didalam filosofi Kualitas ada kalimat bertuah yakni "hari ini harus lebih baik dibanding kemarin dan besok harus lebih bagus dibanding hari ini". Secara naluriahpun kita ingin kualitas hidup kita meningkat dari hari ke hari, dari waktu ke waktu, bahkan dari generasi ke generasi. Jadi diakhir tahun bisa jadi anda sudah melakukan introspeksi diri, evaluasi bisnis, melalui perenungan mendalam ataupun meeting tahunan. Sedangkan awal tahun barulah mendeklarasikan niat perbaikan diri, membuat persetujuan program kerja tahunan yang akan dilaksanakan selama setahun penuh. Tujuannya tahun ini kualitas hidup dan bisnis harus lebih baik dibanding tahun kemarin.

Bisa jadi tahun ini anda berniat hidup lebih sehat, olahraga teratur, menghilangkan rokok, tidur teratur, punya kebiasaan membaca 1 buku per bulan, mengunjungi sahabat, tabungan lebih banyak, sering anjangsana keluarga dan segala hal positif lainnya. Didalam bisnis anda berprogram CSR setiap bulan, menyerahkan bisnis kepada generasi muda, memperkuat pondasi bisnis supaya bisa difranchisekan, lebih punya waktu bersama partner unt mendiskusikan hal-hal strategis, atau berhenti diversifikasi bisnis karena jumlah bisnis yang ada sekarang sudah cukup dan sudah saatnya dikembangkan lebih maksimal, memperkuat sistem teknologi, marketing bisnis lebih B2C, menulis buku terkait bisnis atau hal-hal positif lainnya bagi bisnis anda.

Hasil niat dan program-program kerja tersebut tergantung pelaksanaan setiap harinya. Banyak niat dan program yang berhasil diakhir tahun namub kadangkala ada juga yang tidak membuahkan hasil. Ada faktor pembeda diantara yang berhasil dan gagal, diantaranya : karena memang resolusi diniatkan hanya untuk iseng saja artinya bahwa si pembuat sudah tahu akan gagal, membuat resolusi awal tahun karena terpaksa (disuruh oleh pihak lain, tidak secara sadar memahami pentingnya resolusi), membuatnya karena sekedar ikut-ikutan atau latah dengan kebiasaan orang lain, si pembuat sadar bahwa hidup dan bisnisnya harus lebih baik dan lebih bermakna bagi dirinya dan orang-orang lain. Penyebab terakhir seperti inilah yang bisa ditebak dan polanya selalu sama bahwa tingkat keberhasilannya sangat besar. Hidup dan usahanya dari tahun ke tahun akan semakin meningkat kualitasnya.

Mereka paham bahwa hidup harus bermakna. Bermakna artinya adalah "Harus bisa membantu orang lain, jika tidak bisa membantu maka janganlah melukai orang lain". Bermakna dalam bisnis artinya "Harus memberikan solusi kepada klien atau masyarakat, jika tidak bisa maka cukuplah jangan merugikannya". Sebagai karyawan "Haruslah bekerja produktif, jika tidak bisa maka jangan ganggu karyawan produktif lain atau berhematlah menggunakan listrik, kertas, air, apapun".

Selamat berproses menghadapi tahun yang baru.

#motivation
#perbaikandiri
#aistrainingindonesia

0 Comments

Leave Your Comment

Hubungi Kami

Chat via Whatsapp

Hubungi Kami

Chat via Whatsapp